klinikponsel.com

Forum V-TIGA untuk diskusi kerusakan ponsel
It is currently Tue Feb 09, 2010 1:19 am

All times are UTC + 7 hours




Post new topic This topic is locked, you cannot edit posts or make further replies.  [ 1 post ] 
Author Message
 Post subject: Rubrik Solusi Majalah Selular - edisi November 2007
PostPosted: Mon Oct 22, 2007 10:44 am 
Offline
VTIGA TEAM
User avatar

Joined: Sat May 26, 2007 6:27 pm
Posts: 50
Location: jakarta
1. Saya ingin tanya tentang beda baterai original dan non original. Baterai non original sudah mendapat "stigma" di konsumen sebagai produk dengan kualitas lebih rendah, dibanding spesifikasi yang sama dengan baterai original. Bagaimana cara untuk mengetahui performa baterai, terutama yang non original tapi memiliki kualitas baik? Apa ada petunjuk yang bisa diberikan, mengingat saat ini dipasar cukup banyak merek2 baterai non original yang ditawarkan dengan harga murah.

Memang perang antara batere original dan non original sampai kini terus berlangsung sengit. Tidak bisa dipungkiri kualitas batere non original jauh di bawah batere original. Tetapi bila dihadapkan pada dua pilihan ini konsumen akan bimbang,mengingat selisih harga yang cukup lumayan. Ditambah lagi dengan munculnya batere yang non original namun berkualitas cukup baik. Konsumen semakin pusing dibuatnya. Melihat berbagai kualitas, harga, dan merek yang ditawarkan bagaimana seharusnya kita bertindak?

Sebenarnya baik tidaknya suatu batere bisa dilihat dari kapasitas batere itu sendiri, Kapasitas batere bisa diukur dengan alat maH Meter, atau bisa juga dengan menggunakan battery tester.

Alat ini akan mengukur kapasitas batere yang satuannya adalah milli Ampere Hour atau disingkat dengan maH. Semakin besar kapasitas batere, durasi pemakaian batere pun akan semakin panjang. Contoh batere yang memiliki kapasitas 1000maH, dipakai untuk beban sebesar 20 mA, lama batere itu bisa dipakai adalah 1000maH/20mA = 50 Jam.

Jadi salah satu pertimbangan dalam memilih sebuah batere adalah kapasitas dari batere itu sendiri. Kapasitas batere biasanya bisa dilihat di label setiap batere. Problemnya adalah apakah label tersebut bisa dipercaya?? Atau haruskah kita membawa battery tester ketika hendak membeli sebuah batere?

2. Saya punya problem yang unik dengan nada dering. Saya men set nada dering dengan melodi MP3, saat dijadikan ringtone, pancaran suara kadang sering menjadi sember dan tak menunjukkan kesan stereo. Tapi anehnya ketika didengarkan lewat fitur music player, pancaran suara cukup jernih. Sebagai catatan, saya menggunakan pilihan melodi MP3 yang sama. Apa yang kira2 terjadi dengan ponsel saya?

Masalah ini kemungkinan besar disebabkan oleh masalah software. Ketika sebuah produk diluncurkan, masih terdapat beberapa kekurangan ataupun kelemahan baik dari sisi software maupun hardware. Namun sang Vendor tidak akan tinggal diam, mereka akan meng”update” terus produk tersebut dengan meluncurkan firmware-firmware terbaru, yang tentu akan menyempurnakan kinerja dari si ponsel. Jadi, sebagai pengguna ponsel, kita pun tidak boleh “ketinggalan jaman”, dengan selalu mengikuti perkembangan “firmware” ponsel yang kita gunakan.

Untuk mengecek versi software ponsel kita, ada beberapa kode yang harus ditekan :

Siemens
Software version: put off sim card and enter: : * # 0 6 # and press LONG KEY

Samsung
Software version: * # 9 9 9 9 # albo * # 0 8 3 7 #

Nokia 3110
IMEI number: * # 0 6 #
Software version: * # 0 0 0 0 # or * # 9 9 9 9 # or * # 3 1 1 0 #

Maxon
*#9900# Software Version

Hagenuk (Duet)
Software version check: # # 9 1 4 0 * 8 3 # 7 5 * 2 #

Ericsson A1018S/T10S/T18S/T28S
IMEI number: * # 0 6 #
Software version: > * < < * < *

Dancall
IMEI number: * # 0 6 #
Software version: * # 9 9 9 9 #

NEC
Version * # 2820 #

Proses Upgrade firmware dapat anda lakukan di Authorized service center, atau bisa juga di service center yang memiliki alat untuk melakukan upgrade firmware, yang lebih dikenal sdengan alat “flasher”.

3. jika suatu waktu ponsel terkena gejala awal serangan virus, baik lewat jalur WiFi atau bluetooth, bagaimana langkah penanganan pertama kali agar virus tidak semakin merusak? Dimana pada ponsel tak dilengkapi software anti virus, apakah mematikan ponsel, lalu mencabut baterai, sim card dan memori card merupakan salah satu solusi yang tepat? Konon terhentinya aliran power dalam waktu lama bisa mematikan virus. Apakah benar?

Bila ponsel kita diserang virus, dan kebetulan sekali (dibaca “sial sekali”) ponsel kita belum dilengkapi oleh anti virus, langkah pertama yang harus kita kerjakan adalah matikan ponsel, keluarkan MMC bila ada. Nyalakan ponsel kembali, apakah si virus masih “hidup”? Bila masalah sudah selesai, lakukan scan MMC dengan menggunakan antivirus yang ada di computer(bila memungkinkan), bisa juga dengan menggunakan ponsel lain yang memiliki antivirus. Jika virus tetap tidak terdeteksi, mungkin karena antivirus masih belum ada, terpaksa lakukan format ulang MMC melalui computer dengan menggunakan MMC card reader.

Kalau ketika dinyakalakan tanpa MMC, ponsel masih bermasalah, Si ponsel sendiri harus di format dengan menggunakan kode kode khusus, Artinya data yang ada di ponsel harus dihapus juga. Cara format bisa dilakukan sendri. Untuk seri Nokia tekan *#7370#., atau dengan “format tiga jari”, yaitu dengan menekan tombol *, yes, dan 3 secara bersamaan, lalu tekan tombol On/off.

Bila cara di atas masih belum bisa menyelesaikan masalah, ponsel harus segera deprogram ulang, atau di flash ulang. Dengan resiko semua data anda akan terhapus semua. Jadi jangan biarkan ponsel anda terserang virus. Sedia payung sebelum hujan, pasanglah antivirus sebelum terserang.

4. untuk menikmati fasilitas FM radio, setiap ponsel harus terkoneksi dengan headset. Saya ingin tanya, sebenarnya letak antena penerima berada di sisi headset atau di body ponsel? Apakah jika mengganti headset dengan yang non original atau headset biasa, fasilitas FM radio tetap bisa aktif?
Terima kasih untuk V3.. Sukses Selalu...


Untuk menjawab pertanyaan di atas, mari kita lihat rangkaian IC radio pada ponsel 6030

Image

kemana antenna tersambung dari IC di atas?

Image

Lihat skema di atas, antenna terhubung ke jalur Xearn yaitu jalur speaker handsfree. Antena terdapat di handsfree, tepatnya di jalur speaker. Bukan di body ponsel. Kalau kita mengganti headset dengan yang bukan original, antenna tetap berfungsi, tapi mungkin ada penurunan kualitas suara, mengingat kualitas dari handsfree original, yang dalam hal ini difungsikan sebagai antenna, dengan bukan original tentu berbeda.

Penulis :
Ridwan Efendi, ST
Tayung Tjoeng, ST
V-TIGA


Top
 Profile  
 
Display posts from previous:  Sort by  
Post new topic This topic is locked, you cannot edit posts or make further replies.  [ 1 post ] 

All times are UTC + 7 hours


Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 1 guest


You cannot post new topics in this forum
You cannot reply to topics in this forum
You cannot edit your posts in this forum
You cannot delete your posts in this forum
You cannot post attachments in this forum

Search for:
Jump to:  
cron
Powered by phpBB © 2000, 2002, 2005, 2007 phpBB Group